Konsep-konsep esensial di Geografi

Kata siapa belajar geografi itu susah? dan kata siapa pula belajar geografi itu asik? yang benar adalah belajar geografi itu sangat asik dan gak susah..asli!. nah untuk ngebuktiinnya, saya akan coba jelasin tentang “Konsep-konsep esensial di Geografi”..silahkan di lihat :
satu waktu pas mau jalan-jalan ke Pangandaran dari Bandung. tentunya pake kendaraan, paling tidak bis. da soalnya gak mungkin kalo jalan kaki….capeeeeeeeeee. Dari Bandung, sekitar 220 Km jarak yang harus ditempuh dengan waktu sekitar 6-7 jam (Jarak absolut dan jarak relatif). satu-satunya bis yang bisa membawa kita ke Pangandaran cuma BCB Budiman.
eeh eh tapi tau gak pangandaran itu dimana? Pangandaran itu ada di Kab. Ciamis berbatasan langsung ama Samudera Hindia dan diapit oleh dua kecamatan lain yaitu Kalipucang dan Sidamulih. tapi yang pasti Pangandaran ada di 7 69’ 73” LS dan 108 65’ 65” BT (Lokasi relatif dan lokasi absolut).
Kebetulan rumahku di daerah Ciparay, jadinya harus ke Terminal Cicaheum dulu. di sekitaran Dayeuhkolot dan Palasari itulah tempat yang bisa bikin lama perjalanan alias macet. kenapa bisa? ya disitu tempat kumpulnya industri textil dan sekaligus kawasan Industri dengan status “Kawasan Berikat” (Aglomerasi/Pengelompokan). apalagi kalo lewat pas jam tukar shift kerja. OK…sebetulnya bisa juga lewat tol. masuk di gerbang tol Moh. Toha dan keluar di tol Cileunyi. lumayan bisa hemat waktu 1-2 jam karena pastinya bebas macet. kan jalan tol = jalan bebas hambatan (Aksesibilitas/keterjangkauan). tapi karena pake mobil umum ya gak bisa lewat jalan tol. Sepanjang jalan, yang dilihat cuma barisan rumah warga yang sengaja di bangun dekat dengan jalan. sesekali berganti sawah terus pabrik. pastinya tak dijumpai kebun atau pemanfaatan lahan agraris lain karena ini arahnya mau ke pusat kota (Pola).
ada yang lebih unik lagi pas nyampe di terminal bis Cicaheum. dari mulai armada bis, pedagang, pengamen mereka hidup berdampingan pada satu tempat yang sama, berjlan dengan keberagaman/heterogenitas yang melambangkan ciri dari kehidupan masyarakat kota. armada Bis untuk nganterin penumpang ke tempat tujuannya dan memungkinkan adanya transfer produk sosial dan budaya ke tempat yang lainnya (Interelasi/keterkaitan ruang). beda lagi sama pedagang dan asongan mereka melihat terminal sebagai tempat menjemput rizki bagi keluarganya.. bisa ya?!(land utility/kegunaan tempat)
ok…kabarnya saya gak kejebak macet dan langsung dapat bis yang bisa langsung nganter ke Pangandaran. 1 jam berikutnya memasuki daerah Cicalengka, perubahan mulai terlihat. yang tadinya jalan baik-baik saja(lurus maksudnya) sekarang jadi naik-turun dengan belokan tajam. beda banget dengan tadi pas di Bandung (Morfologi). jadi inget sebuah lagu..hirup mah aya turun jeung tanjakan moal salilana datar. perlu di ketahui juga jalanan seperti ini akan lebih mendominasi sampe nanti tiba di daerah Emplak kec. kalipucang. lain halnya dengan ke Ancol, jalannya baik-baik saja (diferensiasi areal/perbedaan wilayah). singkatnya..6 jam kemudian nyampe di gerbang masuk kawasan wisata pantai Pangandaran. tepat di bunderan yang ada patung ikannya.
abis itu … lets enjoy your vacation…

ok….sekin cerita tentang konsep-konsep geografinya…selamat belajar dan sukses…

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s